Sabtu, 13 Oktober 2012

BUSANA DAUN






Busana Daun di atas adalah hasil karya dan kreativitas dari program studi keahlian Tata Busana, SMK Negeri 3 Probolinggo dalam memeriahkan Kontes Busana Daun (KOBUDA) pada tahun 2009.

Ide kreativ ini cenderung baru, yang merupakan media untuk menghibur bagi masyarakat setempat dan para wisatawan, yang muncul dari komunitas Pariwisata Kota Probolinggo.

Pembuatan busana daun, dilakukan dengan cermat dan berpacu dengan waktu, mengingat daun-daun segar tersebut umumnya tidak terlalu tahan lama tanpa air.  Pemilihan daun yang tepat dari segi warna, jenis, tekstur, bentuk serta ketahanannya (tidak mudah layu) berpengaruh sekali terhadap tampilan Busana Daun.

Pilihan terhadap daun-daun alami yang dikeringkan (proses pengeringan) dapat lebih leluasa dalam pengerjaannya, namun keindahan warnanya sulit dipertahankan bahkan cenderung berubah warna menjadi kecoklatan.  Selain itu daun yang dikeringkan harus benar-benar kuat untuk menghindari rapuh/hancur saat dirangkai.  Warna-warni cat bisa dimanfaatkan untuk memperindah tampilan daun-daun kering pada busana daun tersebut.
    
Dampak negativ yang mungkin terjadi adalah proses mendapatkan daun-daun indah tersebut, apabila dilakukan  pemotong dahan ataupun batang tanaman hias secara sembarangan, maka akan merusak kelangsungan  hidup  tanaman hias,  bahkan  tindakan ini berseberangan dengan  program kelestarian  lingkungan  hidup ....






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar